Kepadamu, Lelaki yang Membuatku Jatuh Hati Setiap Hari
Selamat pagi, Sayang. Lama sekali tak menyapamu, juga memeluk rindumu dari jauh.
Sepuluh bulan kurang sehari, kehilangan sangat mengejutkan bukan? Tapi kehilangan, kita tak bisa menghindarinya. Yang bisa kita lakukan hanya menunda. Dan mungkin aku, kamu — kita tak lagi mampu. Dari awal, kita adalah segala yang mustahil. Tapi cinta memang bebal. Membuat kita bertahan dalam jarak dan hal-hal lain yang tak pernah pasti.
Sepuluh bulan kurang sehari, masihkah kita ‘saling’? Kau tahu betapa rapuh kita. Betapa semesta tak menghendaki kita ada. Ada alasan-alasan yang mungkin sulit kaumengerti. Tapi percayalah, akupun berusaha dan memperjuangkan kita. Setidaknya agar bisa bersama sedikit lebih lama.
Sebab, kau tahu, pilihan apapun yang kuambil, tetap aku yang akan sakit. Ketika memilih mereka, aku harus mengorbankan kita. Saat memilihmu, aku harus mengorbankan mereka —separuh hidupku.
Tak memilihmu bukan berarti aku tak menyayangimu. Aku hanya tak ingin kamu sakit. Kamu pantas bahagia dengan perempuan yang lebih baik dariku. (Kau tahu betapa dadaku seakan pecah saat menulis ini). Aku tetap perempuan pencemburu, tapi ini bukan lagi tentang itu. Berbahagialah, tanpaku. Selamanya aku takkan rela kamu bersama orang lain, tapi aku harus.
Tentang cintaku yang katamu tak pernah penuh itu, mungkin kau benar. Yang kukira penuh mungkin hanya setengah, atau bahkan kosong bagimu.
Mungkin perpisahan memang takdir yang keji; takdir yang lupa menepati janji. Apalah kita; yang bersandar pada segala yang tak kekal.
Sedikitpun aku tak pernah menyesal jatuh cinta padamu. Aku pun tak menyesal ketika melepasmu. Sebab cinta tak selalu tentang menggenggam dan mempertahankan, tapi juga melepas dan merelakan.
KLISE? Aku setengah mati sampai pada keputusan ini. Menabah-nabahkan hati. Meyakinkan diri sendiri bahwa semua akan baik-baik saja meskipun REMUK sebenarnya. Bukan hanya kamu yang menghadapi kehilangan dan hari-hari sulit setelahnya. Aku pun sama.
Sepuluh bulan lewat empat hari, maaf tak bisa jadi kekasih yang baik. Semoga kekasih barumu yang cantik itu, juga baik untukmu. :)